Weekend biasanya dimanfaatkan orang - orang untuk melepas penat. Seperti halnya yg dilakukan tiga orang remaja yang bernama George, Jesse, dan Roy. Weekend ini, mereka sepakat untuk berkemah di suatu hutan yang belum pernah mereka kunjungi sebelumnya. Kebetulan, tiga remaja ini sangat menyukai suasana - suasana yang berbau alam.
Di hari H, ketiga remaja ini sudah mempersiapkan semuanya. Dari peralatan, makanan, hingga segala kebutuhan yg diperlukan. Mereka mulai melakukan perjalanan dengan berjalan kaki. Suasana di hutan tersebut masih terasa sangat alami. Mereka sempat berfikir, jika di hutan ini memang tidak ada penduduk sama sekali. Hari sudah mulai gelap, mereka mulai kelelahan. Salah satu dari mereka pun meminta teman - temannya untuk beristirahat sebentar.
Tak lama, ada seperti suara orang melangkah. Langkah nya semakin dekat dan dekat. Mereka bertiga sempat panik, karena menurut mereka tidak ada satu orang pun yang tinggal di hutan ini. Mereka pikir itu adalah hantu. Ternyata mereka salah, itu manusia. Ia adalah seorang laki - laki yang sedang mencari kayu bakar untuk memasak makan malam. Mereka lega, ternyata di hutan ini masih ada manusia.Tiba - tiba perut Jesse terasa sakit. Kemudian Jesse pamit sebentar pada teman - temannya untuk buang air besar. Kemudian Jesse terpikir oleh laki - laki tadi. Ia ingin menyusul laki - laki tadi untuk menumpang ke kamar mandi. Tak lama, ia menemukan sebuah rumah, sepi, dan nampak kotor. Tapi disana masih terdapat lampu. Itu berarti rumah tersebut masih berpenghuni. Jesse berfikir pasti ini rumah laki - laki tadi. Ia langsung bergegas menuju ke rumah itu. Dan ternyata benar, itu adalah rumah laki - laki yang tadi ia jumpai. Laki - laki itu nampaknya tinggal sendirian. Tak basa - basi, Jesse pun mengutarakan maksud dan tujuan kedatangannya ke rumah laki - laki itu. Dan laki - laki itu berbaik hati untuk mengizinkan Jesse masuk dan menumpang ke kamar mandinya. Sewaktu Jesse menuju kamar mandi, ia seperti mendengar lirih suara wanita minta tolong. Ia terus mencari sumber suara itu, dan akhirnya ia menemukannya. Wanita itu tampak disekap. Siapa sebenarnya wanita itu?
Jesse bertanya,
"siapa kamu?"
Wanita itu pun berkata,
"kamu tidak perlu tahu siapa aku, sekarang cepat tolong aku!"
"Apa maksutmu berkata seperti itu? Aku sama sekali tidak mengenalmu", jawab Jesse.
"Siapapun kamu, aku mohon tolong aku, dan kita harus pergi dari sini! Kita tidak aman!", balas wanita tersebut.
"Hey, aku sama sekali tidak mengerti apa yg kamu katakan", kata Jesse yang nampak kebingungan.
"Aku disekap disini, tolong aku, kita harus pergi dari sini!", sahut wanita itu.
Antara percaya dan tidak percaya, Jesse berusaha membebaskan wanita itu dan berhasil. Wanita itu kemudian lari dan mengajak Jesse yang masih kebingungan untuk keluar dari rumah itu. Ketika Jesse berlari, tiba - tiba kepala Jesse terasa nyeri seperti ada sesuatu yang menghantam kepalanya. Samar - samar, ia melihat sosok laki - laki. Tak lama, pandangan Jesse pun menjadi gelap. Wanita itu berhasil kabur lewat pintu belakang rumah laki - laki itu, sedangkan Jesse pun menggantikan wanita itu sebagai makan malam.
Comments
Post a Comment
Happy reading ya teman - teman. Saran dan kritik ditunggu ^^